Saturday, May 24, 2014

RESEP SARAPAN SEHAT

Foto : Shutterstock/Kompas.com

KOMPAS.com - Tak diragukan lagi sarapan sangat penting untuk memulai hari. Banyak perempuan melewatkan sarapan dengan alasan diet padahal ini hanya mitos. Faktanya, menurut Heather Leidy Ph.D, ahli gizi dari Kansas Medical Centre, sarapan yang tepat bahkan membantu diet.

Untuk memulai hari baru Anda, sekaligus mendukung diet, pilih sarapan tepat dan sehat berikut ini:

* Honey and Pear Oatmeal with Almond
Bahan :
1 buah pir sedang dipotong dadu, 2 sdm madu dicampur 1 sdm air, 1 bungkus oatmeal instan siap masak, 1 sdm almond dicacah.
Cara membuat :
Panaskan oatmeal instan dengan air panas, aduk rata dan biarkan sebentar. Campur madu dan pir, kemudian panaskan di atas wajan sekitar 2 menit, kemudian tuang di atas oatmeal. Taburi dengan cacahan almond.
Kandungan nutrisi: 280 kalori (selain kandungan serat yang tinggi, oatmeal juga menyediakan magnesium, protein, fosfor dan vitamin B1, yang berperan penting dalam memproduksi energi)

* Pancake Sirup Mangga
Bahan :
Adonan pancake siap masak, 3 sdm sirup maple, 1/2 buah mangga harum manis di potong, 2 sendok makan kacang kenari.
Cara membuat :
Siapkan adonan pancake sesuai resep, kemudian tuang dalam ajan kecil, balik adonan agar matang di keda sisi. Angkat dan letakkan di piring. Siram dengan sirup maple. Kemudian taburi dengan potongan buah mangga dan kenari.
Kandungan nutrisi: 280 kalori
Catatan : Adonan pancake siap masak banyak dijual di supermarket. Ikuti petunjuknya dengan benar. (100gr mangga mengandung 0.15gr protein, 445mg betakaroten, 1.8gr serat, 0.27 lemak)

* Egg Ole

Bahan :
2 telur, 2 sdm mentega/margarin, 1/2 buah tomat di cacah kasar, 1/4 alpukat di cacah kasar, sedikit garam, sedikit merica.
Cara membuat :
Panaskan wajan di atas api kecil, cairkan mentega, tuang telur, aduk-aduk sebentar. Angkat, sajikan dengan memberi topping cacahan tomat dan alpukat segar di atasnya dan taburi dengan sedikit garam dan merica.
Kandungan nutrisi: 290 kalori (Sebutir telur mengandung 70 kalori, 6gr protein, 5gr lemak, dan 186mg kolesterol)

* Omlet Bayam dan Salmon

Bahan :
2 telur, 1 lembar fillet salmon dipotong dadu, dua batang bayam diambil daunnya dan dipotong kasar, 2 sdm margarin/mentega, selembar roti potong panggang dibagi dua.
Cara membuat :
Pecahkan telur dalam mangkuk, tambahkan sedikit merica, aduk rata. Panaskan mentega di wajan sedang dengan api kecil, tuang kocokan telur. Bila sudah berwarna kuning balik sisinya, angkat, sisihkan. Tumis potongan bayam dan salmon sampai lunak, tambahkan sedikit merica dan garam. Tuang ke permukaan omlet, dan lipat telur. Olesi roti kering dengan mentega atau margarine. Santap omlet dengan roti kering.
Kandungan nutrisi: 300 kalori (100 gr salmon mengandung 213 kalori, protein 22gr, lemak 13gr, Omega3 2gr, kolesterol 55mmg, karbohidrat 9gr)

(Majalah Chic/Erika Paula)

Friday, April 4, 2014

Biar Panjang Umur, Rajinlah Makan Buah dan Sayur




Foto : Shutterstock


KOMPAS.com — Buah dan sayur sudah lama diketahui baik untuk kesehatan. Kini sebuah studi berskala besar mengungkap, konsumsi buah dan sayur dalam jumlah yang cukup secara substansial dapat mengurangi risiko kematian.
Para peneliti menganalisis kebiasaan makan pada lebih dari 65.000 orang di Inggris antara tahun 2001 dan 2013. Mereka menemukan, orang yang makan tujuh atau lebih porsi buah dan sayuran segar memiliki risiko kematian 42 persen lebih rendah pada usia berapa pun dibandingkan rekan mereka yang makan dalam porsi lebih sedikit.
Studi yang dimuat dalam Journal of Epidemiology and Community Health tersebut menemukan, risiko kematian berkurang 36 persen dengan makan lima hingga tujuh porsi buah dan sayur sehari. Sementara itu, risiko tersebut berkurang 29 persen dengan makan tiga hingga lima porsi, dan 14 persen dengan makan satu hingga tiga porsi dalam sehari.
Kendati demikian, studi tidak membuktikan bahwa makan buah dan sayur dalam jumlah banyak dapat menekan risiko kematian. Studi hanya menemukan hubungan antara konsumsi produk segar dan risiko kematian yang lebih rendah.
Para peneliti mengatakan, konsumsi tujuh atau lebih porsi buah dan sayur mengurangi risiko kematian dari penyakit jantung sebanyak 31 persen dan dari kanker hingga 25 persen.
"Kita tahu makan buah dan sayur itu sehat, namun efeknya ternyata mengejutkan," ujar penulis studi Oyinlola Oyebode, dari departemen epidemiologi dan kesehatan masyarakat di University College London.
Secara keseluruhan, sayuran lebih memberikan manfaat kesehatan daripada buah. Setiap porsi harian sayuran segar mengurangi risiko kematian 16 persen, dibandingkan dengan 13 persen per porsi salad, dan 4 persen per porsi buah segar. Sementara itu, tidak ada manfaat kesehatan yang signifikan dari jus buah.
 Penulis : Unoviana Kartika 
Sumber :
Editor :
Lusia Kus Anna