Sunday, January 12, 2014

Prediksi Tren Makanan Sehat Tahun 2014

Buah beri emas atau cape gooseberry dari Kolombia dan Peru, dikenal kaya vitamin, serat, kalium dan seng.
Foto : freshfruitportal.com/Republika.co.id

REPUBLIKA.CO.ID, Masuk tahun 2014 pantas diawali dengan semangat baru untuk hidup lebih sehat, mengatur pola makan dan aktivitas sehari-hari agar tubuh senantiasa bugar. Ingatlah, cita-cita dan impian besar membutuhkan tubuh sehat untuk mencapainya.

Selain setia dengan makanan dan pola hidup sehat sebelumnya tak ada salahnya untuk menengok alternatif baru. Media dan pakar memprediksi makanan sehat yang akan naik daun pada 2014, berikut daftarnya

1. Goldenberry
Blueberry telah lama dikenal sebagai makanan super utama, namun goldenberry disebut sebut sebagai berry baru di tahun 2014. Buah kecil berwarna emas ini juga dikenal sebagai cape gooseberry, merupakan tanaman asli Kolombia dan Peru yang dapat dibeli dalam bentuk yang sudah dikeringkan seperti kismis atau sebagai jus. 

Dengan rasa sedikit pahit, golden berry kaya akan vitamin, serat, kalium, dan seng untuk mendukung sistem kekebalan tubuh dan kulit yang sehat. Antioksidan yang kuat dan sifat anti-inflamasi membuat buah ini layak sebagai alternative beri untuk dibuat smoothie di pag hari, campuran salad, atau dimakan langsung sebagai camilan sore.

2. Serangga
Peningkatan populasi pangan tidak diragukan lagi akan hasil pertanian dan sember daya alam. Para pendukung memakan serangga menunjukkan bahwa mengunyah serangga adalah cara yang tepat untuk memecahkan masalah kekurangan pangan global, sementara lingkungan dapat diuntungkan dengan pengurangan populasi seranggan.

Spesies hewan satu ini telah dikonsumsi dan menjadi bagian diet di kawasan Asia, Afrika, dan Amerika Selatan selama berabad-abad dan diperkirakan bahwa di tahun 2014 akan menjadi tahun yang ‘keren’ untuk menyantap serangga. 

Banyak serangga seperti jangkrik, cacing sutra, rayap dan ulat yang kaya akan  protein dan merupakan sumber vitamin, mineral, dan lemak (lebih rendah dibandingkan daging biasa atau ikan). 

Ulat memiliki 35,5mg besi, dibandingkan dengan yang 3,5mg yang ditemulan dalam daging sapi cincang. Mulai dari kalajengking sampai belalang, rayap sampai kumbang, berikan perhatian pada serangga untuk tahun ini.

3. Moringa atau kelor

Tumbuh di iklim tropis, kelor adalah tanaman dengan kualitas gizi yang luar biasa. Ia  memiliki empat kali kalsium dari susu dan tujuh kali vitamin C dari jeruk. Daun kelor mengandung empat kali vitamin A lebih banyak dari wortel, mengandung zat besi lebih banyak dari bayam, dan kalium tiga kali lebih banyak dibandingkan pisang. 

4. Polifenol


Polifenol adalah bahan kimia alami yang ditemukan ditanaman. Selain mengurangi stress oksidatif, polifenol dapat melindungi DNA kita dengan cara yang membantu kita hidup lebih lama. 

Polifenol dalam teh hijau mungkin dapat memberikan perlindungan dari penyakit degeneratif yang terkait usia. Teh dan kopi juga mengandung polifenol yang menguntungkan.

5. Bee pollen
Terkenal sebagai salah satu pembunuh alergi paling ampuh, tidak mengejutkan bahwa penelitian menunjukkan bee pollen mengandung zat antibiotik yang efektif  melawan infeksi bakteri. Bee pollen penuh asam folat, antioksidan , dan vitamin B yang mendukung produksi energi dalam tubuh.

6. Rami
Kebun rami adalah salah satu tanaman yang paling awal dibudidayakan, dengan banyak kegunaan. Kualitas gizi tumbuhan ini menjadikannya satu makanan yang mendapat perhatian di tahun 2014. 

Tinggi protein tinggi dan lemak sehat serta rendah kolesterol, rami juga memiliki asam amino asensial dalam bentuk yang mudah dicerna, juga memiliki asam lemak esensial yang sempurna untuk memenuhi kebutuhan gizi manusia. 

Rami juga sumber yang baik dari seng dan magnesium.

http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/14/01/10/mz6s4c-prediksi-tren-makanan-sehat-tahun-2014

Reporter : mgrol21
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari






Saturday, January 11, 2014

ASEAN requires mutual recognition of halal certification

Logo of the Toronto Halal Food Festival 2013 (illustration)
Foto : www.facebook.com/HalalFoodfestTO/http://static.republika.co.id/uploads/images/detailnews/logo-of-the-toronto-halal-food-festival-2013-illustration-_130604190735-957.jpg



REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Global Islamic expert estimated that Southeast Asia would be region with the biggest growth in halal industry. There are hundreds of millions of Muslims who are looking for products, goods, services and finances as part of halal lifestyle.

Chairman of Indonesian Food & Beverage Association (GAPMMI), Andhi S Lukman recognized that ASEAN had great potential as halal market industry. It means manufacturers of ASEAN countries, also China and Europe seeking this market, especially Indonesia that has 88 percent of Muslim population.

Halal certification is not only coming from local producers but also foreign producers. Ahead of ASEAN Economic Community (AEC) in 2015, halal goods and services can be more opened in market. GAPMMI incorporated in ASEAN food and Beverage Alliance had declared to apply mutual recognition related to halal certification. Ten ASEAN countries need to undertake halal standardization approval. Every institution needs to unify the vision, particularly in protecting consumers.

"It needs a mutual recognition," Lukman said on Thursday.

Food and beverage entrepreneurs in Indonesia must improve their competitiveness. It is because without increasing the competitiveness in larger market, Indonesia will get problem in ASEAN market as 99 percent of food and beverage businesses in this country are small and medium enterprises (SMEs). Therefore, government is better to encourage halal certification with special treatment to SMEs. Ichsan Emrald Alamsyah/Mutia Ramadhani.


Redaktur : Julkifli Marbun
Sumber : Antara





Wednesday, January 8, 2014

Makanan Kaya Serat Bantu Atasi Asma


Foto : Shutterstock/http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/05/1107406-buah-dan-sayuran-780x390.jpg

KOMPAS.com - Penelitian yang dimuat dalam jurnal ilmiah Nature Medicine mengungkapkan, buah, sayur, dan biji-bijian bisa membantu mengatasi asma.

Para peneliti memberikan makanan tersebut ke sejumlah tikus. Hasilnya, makanan kaya serat bisa meminimalisasi inflamasi atau radang paru-paru.

Penambahan serat mengubah sari makanan yang diserap tubuh dari usus, lalu mengubah sistem imunisasi.

Para peneliti mengatakan makin sering orang mengonsumsi produk makanan olahan, mungkin menjadi penyebab bertambahnya kasus asma.

Saluran pernafasan penderita asma lebih sensitif, lebih rentan mengalami iritasi dan inflamasi. Bila ini terjadi, saluran pernafasan mengecil dan membuat mereka sulit bernafas.

Para peneliti mengatakan masih diperlukan kajian lanjutan agar penelitian ini bisa diterapkan untuk manusia.

Pakar yang terlibat dalam penelitian, Benjamin Marsland, mengatakan, penerapannya untuk manusia jelas terbuka lebar.

"Memang masih terlalu dini, tapi jika nantinya dapat diterapkan untuk manusia, dampaknya bisa sangat luas," paparnya.
http://health.kompas.com/read/2014/01/07/1641265/Makanan.Kaya.Serat.Bantu.Atasi.Asma
Sumber :
Editor :
Wardah Fajri